DIAM
Dalam diam ku berucap , dalam diam ku berkata , dalam diam ku merasa, dalam diam ku mengadu .
Entah mengapa mulut ini hanya dapat terkunci rapat saat hati ini tercabik terkoyak dan terluka.
Entah mengapa bibir ini terkatup dengan sendirinya saat darah ini berhenti bergerak karena tersayat oleh benci
Entah mengapa mata ini hanya bisa menatap sang bumi saat ia seharusnya telah menjatuhkan tetesan tetesan air
Dalam diam ku termenung., dalam diam ku tercengang , dalam diam ku terpuruk
Sungguh hati ini berucap , sungguh hati ini menangis , sungguh hati ini bersedih dan sungguh hati ini tersakiti
Namun lagi lagi hanya dalam diam rasa itu terasa dalam diri
Telinga ini bergetar memancarkan sinyal negatif dari pendengaranya , hati ini tercabik mendapat kiriman yang menghancurkan diri , diri ini tersungkur dalam ketidak berdayaan dan mulut ini hanya diam dalm makian dan hinaan terhadap diri
Ingin ku meronta , ingin ku memaki , ingin ku mengeluarkan segalanya , namun ku tak sanggup
Bibir ini tak terkendalikan , apapun yang telah teucap dan tejadi dalam diri tak akan pernah ia salurkan kepada ia yang seharusnya
Dalam diam nan sunyi ku akhiri kisah ini